BLOG

BLOG

Trigliserida

SEP 11, 2023

Lemak ini sering disamakan dengan kolesterol, padahal keduanya jenis yang berbeda. Kolesterol berasal dari metabolisme lemak dan berfungsi membangun jaringan dan sel, serta membentuk berbagai hormon. 

Sedangkan trigliserid adalah lemak berfungsi menyimpan kalori dan menyediakan energi untuk tubuh. Makanan yang kamu konsumsi adalah sumber utama terbentuknya lemak ini. 

Meski berbeda, keduanya sama-sama tidak larut dalam darah. Dibutuhkan protein supaya kedua jenis lemak ini mengalir ke seluruh bagian tubuh.

 

Penyebab Kadar Trigliserida Tinggi

Tubuh membutuhkan jenis lemak ini dalam jumlah yang cukup. Kadar yang berlebihan dapat memicu berbagai masalah kesehatan. Tingginya kadar bisa disebabkan oleh penyakit genetik, pemakaian obat-obatan tertentu, mengidap kondisi medis hingga gaya hidup yang tidak sehat.

 

Faktor Risiko Trigliserida Tinggi

Peningkatan kadar trigliserida bisa dipicu oleh berbagai faktor. Beberapa diantaranya disebabkan oleh kondisi ini:

  1. Kelebihan karbohidrat
  2. Jarang berolahraga dapat membuat lemak semakin menumpuk.
  3. Alkohol mengandung gula dan kalori yang sangat tinggi. Mengonsumsi berlebihan dapat menambah simpanan lemak.
  4. Mengonsumsi makanan berlemak.
  5. Kebiasaan merokok dapat mengubah konsentrasi lemak dalam darah.

 

Gejala Trigliserida Tinggi

Kadar trigliserida tinggi tidak selalu menampakkan gejala, meski kadarnya cukup tinggi. Satu-satunya cara untuk mengetahui kadarnya adalah melalui tes darah.

 

The National Cholesterol Education Program menetapkan tingkat kadar trigliserida, yaitu:

  • Tingkat normal: Kurang dari 150 miligram per desiliter
  • Batas tinggi: 150 hingga 199
  • Tinggi: 200 hingga 499
  • Sangat tinggi: 500 atau lebih

Ketika kadarnya cukup tinggi, seseorang bisa mengalami gejala pankreatitis. Kondisi tersebut ditandai dengan nyeri hebat di bagian perut, demam, mual, muntah, dan kurang nafsu makan.

 

Pengobatan Trigliserida Tinggi

Kunci pengobatan trigliserida tinggi adalah menerapkan gaya hidup sehat. Perubahan hidup yang dianjurkan, antara lain:

  1. Berolahraga secara teratur setidaknya 30 menit setiap harinya. 
  2. Hindari gula dan karbohidrat olahan.
  3. Turunkan berat badan ke angka ideal dengan diet sehat.
  4. Kurangi lemak jenuh dan lemak trans.
  5. Batasi konsumsi alkohol.
  6. Berhenti merokok.
  7. Tidur yang berkualitas.
  8. Cukupi kebutuhan cairan tubuh.
  9. Kelola stres dengan baik.
  10. Jika perubahan di atas tidak cukup, dokter dapat meresepkan obat statin, niasin dan fibrat. Minyak ikan omega-3 juga direkomendasikan untuk menurunkan kadar lemak ini.

 

Pencegahan Trigliserida Tinggi

Langkah pencegahan trigliserida tinggi utamanya sama dengan pengobatan kondisi ini. Kamu perlu menerapkan gaya hidup sehat dan menghindari faktor-faktor yang meningkatkan kadar trigliserida.
 

TAG:

Trigliserida lenak