BLOG

BLOG

Diabetes Melitus (Gula Darah Tinggi)

SEP 11, 2023

Penyakit diabetes yang tidak terkontrol dengan baik dapat menyebabkan konsekuensi serius, seperti rusaknya organ jantung, ginjal, mata, dan saraf. 


Ada dua jenis utama diabetes, yaitu: 

Diabetes tipe 1 :  Jenis ini adalah penyakit autoimun, artinya sistem imun tubuh akan menyerang dirinya sendiri. Pada kondisi ini, tubuh tidak akan memproduksi insulin sama sekali.

Diabetes tipe 2 : Pada jenis diabetes ini, tubuh tidak membuat cukup insulin atau sel-sel tubuh pengidap diabetes tipe 2 tidak akan merespons insulin secara normal.

 

Kadar Gula Darah

Kadar gula darah normal yaitu kurang dari 100 mg/dL. Apabila kadar gula darah sudah mencapai 100-125 mg/dL berarti masuk status prediabetes.

Sementara itu, kadar gula darah yang mencapai 126 mg/dL ke atas sudah tergolong diabetes.

 

Faktor Risiko Gula Darah Tinggi (Diabetes)

Faktor resiko Gula Darah Tipe 1 :

  1. Faktor riwayat keluarga atau keturunan (karena berhubungan dengan gen tertentu)
  2. Faktor geografi, orang yang tinggal di daerah yang jauh dari garis khatulistiwa lebih berisiko terkena diabetes tipe 1 karena kurangnya vitamin D yang bisa didapatkan dari sinar matahari, sehingga akhirnya memicu penyakit autoimun.
  3. Faktor usia. Penyakit ini paling banyak terdeteksi pada anak-anak usia 4–7 tahun, kemudian pada anak-anak usia 10–14 tahun.
  4. Faktor pemicu lainnya, seperti mengonsumsi susu sapi pada usia terlalu dini, air yang mengandung natrium nitrat, sereal dan gluten sebelum usia 4 bulan atau setelah 7 bulan, memiliki ibu dengan riwayat preeklampsia, serta menderita penyakit kuning saat lahir.

 

Faktor resiko Gula Darah Tipe 2 :

  1. Berat badan berlebih atau obesitas.
  2. Distribusi lemak perut yang tinggi.
  3. Gaya hidup tidak aktif dan jarang beraktivitas atau berolahraga.
  4. Riwayat penyakit diabetes tipe 2 dalam keluarga.
  5. Ras kulit hitam, hispanik, Native American, dan Asia-Amerika, memiliki angka pengidap lebih tinggi dibandingkan dengan ras kulit putih.
  6. Usia di atas 45 tahun, walaupun tidak menutup kemungkinan dapat terjadi sebelum usia 45 tahun.

 

Gejala Gula Darah Tinggi (Diabetes) 

  1. Peningkatan rasa haus.
  2. Peningkatan frekuensi buang air kecil.
  3. Mudah lelah atau rasa kelelahan terus-menerus.
  4. Adanya gangguan penglihatan, seperti pandangan yang kabur. 
  5. Terjadinya infeksi pada tubuh terus-menerus, yang umum terjadi pada bagian gusi, kulit, maupun area vagina (pada wanita). 
  6. Penurunan berat badan yang tidak jelas apa penyebabnya. 
  7. Kehadiran keton dalam urine (keton adalah produk sampingan dari pemecahan otot dan lemak yang terjadi ketika tidak ada cukup insulin yang tersedia).

 

Pencegahan Diabetes

  1. Mempertahankan berat badan ideal dengan mengonsumsi makanan rendah lemak.
  2. Mengonsumsi makanan tinggi serat seperti buah dan sayur.
  3. Mengurangi konsumsi makanan dan minuman manis.
  4. Berolahraga secara rutin dan banyak melakukan aktivitas fisik.
  5. Mengurangi waktu duduk diam terlalu lama, seperti ketika menonton televisi.
  6. Menghindari atau berhenti merokok.
     

TAG:

diabetes diabetes melitus